Friday, 18 March 2016

Fungsi Namespace pada C++

·   0
Fungsi Namespace Dalam Bahasa Pemrograman C++, sebelum lanjut ke topik pembahasan mungkin ada yang sudah tahu terlebih dahulu apa sih itu Namespace? Kenapa kok dalam bahasa pemrograman C++ itu sering sekali di gunakan. Apabila Anda belum tahu maka akan saya kasih tahu terlebih dahulu apa itu definisi dari Namespace yang sering di gunakan dalam sebuah pemrograma, seorang programer tentunya harus bisa mengerti apa itu fungsi Namespace dan kapan harus di gunakannya.

Namespace itu sendiri adalah sebuah fitur yang telah di kenalkan oleh bahasa pemrograman itu sendiri yaitu bahasa pemrograman C++ standar, untuk lebih jelasnya Anda bisa memahami tentang penjelasan ini. Sebelum lanjut ke kode programnya coba Anda bayangkan terlebih dahulu apabila data data pada komputer Anda tidak memiliki direktori ataupun sub direktori nama sekali, dan semua file di simpan ke dalam sebuah repositori atau tempat penyimpanan saja. Maka hal ini tentu akan menimbulkan banyak sekali masalah, mulai dari penamaan file yang tidak boleh sama antara file yang satu dengan file yang lainnya, dan masih banyak lagi lainnya.

Fungsi Namespace pada C++


Namun dengan adanya direktori ataupun sub direktori kita dapat menempatkan file sesuai dengan kelompoknya masing masing dan kita juga bisa menyimpan file dengan nama yang sama persis di dalam beberapa direktori yang berbeda tanpa harus terjadi replace dengna file sebelumnya yang telah di simpan.

Lalu fungsi Namespace itu sendiri yaitu untuk menghindari timbulnya konflik penamaan variabel, konstanta, nama fungsi dan nama kelas. Untuk itu Namespace sangat berguna sekali jika di gunakan untuk tujuan menyelesaikan program program yang besar dan tentunya memiliki kompleksitas yang tinggi pula.

Jika penjelasan di atas kurang jelas maka bisa di perhatikan contoh sebagai berikut,

Fungsi Namespace pada Bahasa Pemrograman C++
Dari gambar di atas bisa di simpulkan bahwa pada Namespace sebenarnya adalah sebuah ruang lingkup (Scope), di mana program semua variabel, konstanta, fungsi maupun kelas yang di deklarasikan di dalamnya hanyalah yang di kenalai saja. Dan apa bila Anda ingin memangil fungsi yang di luar Lingkungan (Scope) maka Anda bisa menambahkan bantuan lambang seperti ini :: 


Fungsi Namespace di C++


Nah dari gambar di atas tentunya sudah bisa membuat Anda paham tentang fungsi Namespace pada pemrograman bahasa C++ dan kapan akan di gunakannya. Dari gambar di atas bisa di simpulkan bahwa ada dua Namespace, jika di lakukan pemanggilan atau compile maka outputnya yaitu sebagai berikut.

Fungsi Namespace



Gambar di atas merupakan outputnya, jelas sekali bahwa tulisan " Ini adalah yang pertama" adalah milik Namespace yang pertama, sedangkan " Ini adalah yang kedua " adalah milik Namespace yang kedua.

Sampai sini sudah paham atau belum tentang Namespace? Oh iya, perlu di ketahui juga bahwa pada pemrograman C itu tidak di anjurkan untuk memakai Namespace, jadi Namespace ini hanya di gunakan pada bahasa pemrograman di C++ saja ya.

Mungkin cukup itu saja yang dapat saya jelaskan tentang apa itu fungsi dari Namespace dan kapan kita akan menggunakannya, apabila kurang jelas dan ada yang ingin di tanyakan maka bisa bertanya di bawah postingan melalui kotak komentar.
Subscribe to this Blog via Email :