Thursday, 19 May 2016

Pengertian dan Contoh Program Hak Akses pada Proses Pewarisan

Pengertian dan Contoh Program Hak Akses pada Proses Pewarisan. Pada pertemuan kali ini saya akan menjelaskan tentang Hak Akses pada Proses Pewarisan. Dalam proses penurunan sebuah kelas maka kita harus benar benar pandai atau cermat dalam memberikan hak akses data atau fingsi terhadap kelas turunan. Berikut hal hal yang perlu untuk Anda ketahui dalam membuat sebuah kelas turunan.


Apabila kelas diturunkan sebagai public dari induknya maka sebagai berikut:
  • Bagian public yang terdapat pada kelas induk tetap akan menjadi bagian public pada kelas turunannya. 
  • Bagian protected yang terdapat pada kelas induk tetap akan menjadi bagian protected pada kelas turunannya.
  • Bagian private yang terdapat pada kelas induk tetap tidak dapat di akses oleh kelas turunannya itu sendiri. 
Pengertian dan Contoh Program Hak Akses pada Proses Pewarisan

Itu merupakan penjelasan mengenai kelas yang di turunkan sebagai public, lalu jika ingin menurunkan kelas sebagai private dari kelas induknya bagaimana? maka sebagai berikut:
  •  Bagian public yang terdapat pada kelas induk akan menjadi bagian private pada kelas turunannya.
  • Bagian protected yang terdapat pada kelas induk akan menjadi bagian private pada kelas turunanya.
  • Bagian private yang terdapat pada kelas induk tetap tidak dapat di akses oleh kelas turunannya.
Itulah pengertian dari Hak Akses pada Proses Pewarisan yang dapat Anda pahami, namun belum lengkap jika belum ada contoh programnya, untuk itu maka saya berikan programnya sekaligus. Berikut program yang dapat Anda pelajari.

#include <iostream>
using namespace std;

class INDUK {
        int X;
public:
       void SetX(int XX) {
             X = XX;
}
      int GetX() {
      return X;
}
};

class TURUNAN1 : public INDUK {
      int Y;
public:
      void SetY (int YY) {
             Y = YY;
}
      int GetY() {
      return Y;
}
class TURUNAN2: public TURUNAN2{
      int z;
public:
      void SetZ (int ZZ) {
             Z = ZZ;
}
int GetZ() {
      return z;
}
};

int main () {
TURUNAN2 A;

A.SetX (20);
A.SetY (30);
A.SetZ (40);

cout<<"Nilai X akan di panggil dari kelas TURUNAN 2 : ";
cout<<A.GetX() <<endl;
cout<<"Nilai Y akan di panggil dari kelas TURUNAN 2 : ";
cout<<A.GetY() <<endl;
cout<<"Nilai Z akan di panggil dari kelas TURUNAN 2 : ";
cout<<A.GetZ() <<endl;

return 0;
}

Apabila Anda cermati dari contoh kode program di atas maka bagian public dari kelas INDUK yaitu fungsi SetX () pada GetX () tetap akan menjadi bagian public pada kelas TURUNAN1, sedangkan variabel X yang terdapat pada bagian private tetap tidak dapat diakses oleh kelas TURUNAN1. Sampai di sini, berarti kelas TURUNAN1 telah mempunyai empat buah fungsi yang bersifat public, yaitu fungsi SetY(), GetY(), SetX() dan GetX(). Untuk keterangan selanjutnya silahkan Anda bisa cari cari referensi lagi di Internet tentang mengenai pembahasan yang ini. Mungkin cukup sekian tentang pembahasan kali ini dan semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang membacanya.
Subscribe to this Blog via Email :